Sholat Ied di Halaman Museum History of Java: Harmoni Ibadah dan Warisan Budaya

(Yogyakarta, 31 Maret 2025) – Ratusan jemaah memadati halaman Museum History of Java di Bangunharjo, Sewon, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, untuk melaksanakan Sholat Idul Fitri 1446 H. Untuk kesekian kalinya, lokasi bersejarah yang menjadi ikon pelestarian budaya Jawa ini dijadikan tempat ibadah terbuka, menyatukan kekhusyukan religius dengan nuansa kearifan lokal. Kegiatan ini digagas oleh Takmir Masjid Al-Hadayah  sebagai upaya memadukan nilai spiritual dan edukasi budaya dalam menyambut hari raya.

Kolaborasi Religi dan Budaya di Tengah Kemegahan Komplek Museum History of Java

Sejak pagi hari, halaman museum yang biasanya menjadi destinasi wisata budaya telah disulap menjadi tempat sholat terbuka.Sholat Ied dipimpin oleh Ustadz Budi Yahya, dengan khutbah yang mengangkat tema “Kesolehan dan Ketaqwaan dibidang sosial”. Dalam ceramahnya, ia menekankan pentingnya  “Sedekah dalam kondisi lapang maupun kondisi sempit dan pentingnya kita dalam menjaga emosi,” ujarnya.

Dukungan Pengelola Museum dan Antusiasme Masyarakat

Pengelola Museum History of Java, Azfa Pabulo, menyatakan bahwa inisiatif ini merupakan bagian dari program “Spiritual Heritage” yang bertujuan menjadikan museum sebagai ruang inklusif bagi kegiatan keagamaan dan budaya. “Kami ingin membuktikan bahwa sejarah dan religi bisa berjalan beriringan. Museum bukan hanya tempat melihat masa lalu, tapi juga ruang untuk mengaktualisasikan nilai-nilai luhur dalam kehidupan modern,” paparnya.

Antusiasme masyarakat terlihat dari kesigapan panitia dan warga yang bahu-membahu menyiapkan lokasi sejak subuh. Keberhasilan penyelenggaraan Sholat Ied di Museum History of Java diharapkan menjadi awal dari kolaborasi serupa antara institusi budaya dan komunitas keagamaan. “Ini bukti bahwa kita bisa merayakan kemenangan spiritual tanpa meninggalkan identitas budaya. Semoga tahun depan lebih banyak lagi lokasi bersejarah yang menjadi titik kumpul umat,” tambah Azfa Pabulo

Dengan diadakannya Sholat Ied di halaman Museum History of Java, diharapkan masyarakat tidak hanya mendapat keberkahan hari raya, tetapi juga kesadaran akan pentingnya melestarikan warisan budaya sebagai bagian dari syukur atas jati diri bangsa.

About the Author

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may also like these