BANTUL – Badan Usaha Milik Kalurahan (BUMKal) Bangkit Karya Bangunharjo turut berpartisipasi dalam mendukung terselenggaranya acara “Nikah Bareng Keren” yang digelar di KUA Sewon, Bantul, pada Kamis (27/8/2026). Kegiatan yang mengusung tagline Water For Life : Satu Cinta, Satu Indonesia ini diikuti oleh 11 pasang pengantin dengan prosesi ijab kabul yang unik, yaitu dilaksanakan di atas mobil tangki air.
Dalam acara yang merupakan persembahan FORTAIS (Forum Ta’aruf Indonesia) Yogyakarta bersama Java.Co, KUA Sewon, dan Paguyuban PWHS (Permata Widitya Harmoni Sentosa) serta didukung PMI Kabupaten Bantul tersebut, BUMKal Bangkit Karya Bangunharjo berperan menyediakan tempat di Komplek Piramid Sewon sebagai lokasi rias manten sekaligus titik start awal prosesi kirab menuju KUA Sewon .
Peran serta BUMKal Bangkit Karya Bangunharjo ini sejalan dengan upaya pengembangan usaha berbasis pemberdayaan masyarakat yang selama ini dijalankan. Sebelumnya, BUMKal yang dikelola oleh Pemerintah Kalurahan Bangunharjo ini telah dikenal melalui unit usaha Taman Kuliner Bangunharjo yang berlokasi di depan Kantor Kalurahan Bangunharjo . Sebagaimana diungkapkan oleh Direktur BUMKal Bangkit Karya Bangunharjo, Sungkono, bahwa pihaknya akan terus berupaya berkarya lebih baik untuk menghasilkan profit dan benefit bagi kalurahan maupun masyarakat sekitar .
Acara nikah massal ini diawali dengan kirab pengantin dari Komplek Piramid menuju KUA Sewon yang berjarak sekitar 1 kilometer. Di Komplek Piramid inilah, BUMKal Bangkit Karya Bangunharjo menyediakan fasilitas tempat rias bagi para pengantin sebelum memulai prosesi pernikahan. Dari lokasi tersebut, para pengantin kemudian diarak menuju KUA Sewon dengan pengawalan dari Polsek Sewon .
Keunikan acara ini tidak hanya terletak pada prosesi ijab kabul di atas mobil tangki air, tetapi juga pada mahar pernikahan yang diberikan. Selain seperangkat alat sholat dan cincin kawin, setiap pasangan pengantin memberikan mahar berupa satu tangki air bersih yang kemudian didonasikan untuk masyarakat yang terdampak kekeringan di Daerah Istimewa Yogyakarta . Total donasi yang berhasil dikumpulkan mencapai 25 tangki air bersih atau setara dengan 125 ribu liter, melebihi jumlah 11 pasangan pengantin yang berpartisipasi .

Ketua FORTAIS sekaligus Ketua Golek Garwo dan Nikah Bareng Nasional, H. Ryan Budi Nuryanto, SE menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian terhadap masyarakat yang terdampak bencana, termasuk kekeringan di DIY. “Maharnya seperangkat alat salat, cincin kawin, dan satu tangki air yang disedekahkan untuk membantu masyarakat yang kekeringan di DIY,” ujarnya di kantor KUA Sewon .
Kegiatan yang bertepatan dengan momentum Agustusan dan HUT RI ke-81 ini diikuti oleh 11 pasangan dari berbagai daerah, mulai dari DIY, Boyolali, Klaten, Magelang, hingga Tangerang. Peserta termuda berusia 23 tahun dan tertua 50 tahun . Menariknya, salah satu pasangan, Agus Triansyah (23) asal Boyolali dan Ayuk Anita Sari (27) asal Bantul, memutuskan menikah setelah hanya tiga hari berkenalan melalui agenda Golek Garwo yang digelar oleh FORTAIS Yogyakarta .
Ketua PMI Bantul yang juga menjabat Sekda Kabupaten Bantul menyambut baik dan mendukung acara ini sebagai bentuk kolaborasi dan kepedulian para pengantin untuk membantu masyarakat yang membutuhkan air bersih di kondisi kekeringan saat ini . Donasi 25 tangki air bersih tersebut akan didistribusikan melalui PMI ke daerah-daerah yang membutuhkan, termasuk Bantul dan Gunungkidul .
“Langkah inovatif ini diharapkan mendukung kesejahteraan individu, dimana kebahagiaan mereka adalah masa depan bangsa. Membangun keluarga berkualitas, membangun kesadaran pentingnya persiapan sebelum menikah, membangun masyarakat yang sehat secara fisik dan emosional, serta peduli sesama,” tambah H. Ryan Budi Nuryanto .
Partisipasi BUMKal Bangkit Karya Bangunharjo dalam acara ini menunjukkan komitmen badan usaha milik kalurahan tersebut untuk terus berkarya dan berkolaborasi dengan berbagai pihak dalam kegiatan yang memberikan manfaat bagi masyarakat, sejalan dengan strategi pengembangan BUMKal yang telah dirumuskan .