Malangjiwan Kidul, Bangunharjo – Ribuan jamaah memadati kawasan RT 06 Malangjiwan Kidul, Padukuhan Bakung, Kalurahan Bangunharjo, dalam kegiatan Pengajian Akbar dan Malangjiwan Kidul Bersholawat. Kegiatan yang digelar dalam rangka memperingati HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia sekaligus menyambut Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H/2026 M tersebut berlangsung khidmat, meriah, dan penuh semangat kebersamaan.
Lantunan sholawat, pengajian, tausiah, serta doa bersama menghadirkan suasana religius yang menyatukan warga Malangjiwan Kidul dengan jamaah dari berbagai wilayah. Ribuan masyarakat hadir dalam satu ruang kebersamaan, menjadikan kegiatan ini bukan sekadar agenda keagamaan, tetapi juga momentum silaturahmi yang memperkuat kehidupan sosial dan spiritual masyarakat.
Kegiatan semakin istimewa dengan kehadiran jajaran Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama Daerah Istimewa Yogyakarta (PWNU DIY), di antaranya Rais Syuriah PWNU DIY Drs. KH. Mas’ud Masduki yang memimpin doa, Ketua PWNU DIY Dr. KH. Ahmad Zuhdi Muhdlor, S.H., M.Hum., Dr. Muhajir, M.Si., serta Dr. H. Fuad Mustafid. Tausiah utama disampaikan oleh KH. Chasan Abdullah, Pengasuh Pondok Pesantren Assalafiyah Mlangi sekaligus Wakil Ketua PWNU DIY, yang mengajak jamaah untuk memperkuat kecintaan kepada Nabi Muhammad SAW melalui sholawat dan keteladanan akhlak Rasulullah.

Dari unsur pemerintahan, kegiatan ini turut dihadiri Wakil Bupati Bantul H. Aris Suharyanta, S.Sos., M.M., Anggota DPRD Kabupaten Bantul KH. Subhan Nawawi, jajaran Kapanewon Sewon, serta Lurah Bangunharjo Nur Hidayat. Kehadiran ulama, pemerintah, tokoh masyarakat, dan ribuan jamaah menunjukkan kuatnya kolaborasi dalam membangun kehidupan masyarakat yang religius, rukun, dan penuh semangat gotong royong.
Kesuksesan Malangjiwan Kidul Bersholawat juga tidak dapat dipisahkan dari kekompakan masyarakat. Ketua Panitia Ali Imron menyampaikan apresiasi kepada warga dan para donatur yang memberikan dukungan berupa tenaga, materi, doa, dan motivasi. Semangat guyub, rukun, dan gotong royong tersebut menjadi kekuatan utama yang mampu menghadirkan kegiatan besar dengan partisipasi masyarakat yang luar biasa.
Potensi Wisata Rohani di Kalurahan Bangunharjo
Lebih dari sekadar kegiatan keagamaan, kesuksesan Pengajian Akbar dan Malangjiwan Kidul Bersholawat menjadi potensi yang dapat dikembangkan sebagai bagian dari inisiatif wisata rohani di Kalurahan Bangunharjo. Kegiatan keagamaan yang dikemas dengan baik dapat menjadi daya tarik tersendiri bagi masyarakat untuk datang, beribadah, bersholawat, menimba ilmu, sekaligus mengenal kehidupan sosial, budaya, dan potensi lokal Bangunharjo.
Wisata rohani dapat dikembangkan melalui berbagai agenda seperti pengajian akbar, majelis sholawat, peringatan hari besar Islam, wisata masjid dan mushola bersejarah, ziarah tokoh, kajian budaya Islam Nusantara, hingga paket wisata religi yang terintegrasi dengan kuliner dan produk UMKM lokal.
Dengan pendekatan tersebut, kegiatan keagamaan tidak hanya memberikan penguatan spiritual bagi masyarakat, tetapi juga dapat menggerakkan ekonomi warga. Kehadiran jamaah dari berbagai wilayah berpotensi meningkatkan aktivitas UMKM, kuliner lokal, produk kreatif, jasa parkir, serta berbagai layanan masyarakat yang dikelola secara baik dan berkelanjutan.
Pengalaman sukses Malangjiwan Kidul Bersholawat menjadi bukti bahwa Kalurahan Bangunharjo memiliki modal sosial yang kuat, masyarakat yang guyub, tradisi keagamaan yang hidup, serta kemampuan menyelenggarakan kegiatan berskala besar. Ke depan, potensi ini dapat terus dikembangkan melalui kolaborasi antara masyarakat, takmir masjid dan mushola, kelompok seni sholawat, pelaku UMKM, BUMKal, pemerintah kalurahan, serta komunitas destinasi wisata desa.
Dengan semangat “berwisata untuk menenangkan jiwa, memperkuat silaturahmi, dan menggerakkan ekonomi masyarakat”, wisata rohani di Kalurahan Bangunharjo diharapkan dapat menjadi salah satu warna baru dalam pengembangan destinasi wisata desa. Kesuksesan Pengajian Akbar dan Malangjiwan Kidul Bersholawat pun menjadi langkah awal bahwa kekuatan spiritual, budaya, dan kebersamaan masyarakat dapat tumbuh menjadi potensi wisata yang memberikan kebermanfaatan luas bagi warga dan pengunjung.
Sumber informasi kegiatan: NAHNU TV – Pengajian Akbar dan Malangjiwan Kidul Bersholawat