Yogyakarta, 23 Oktober 2024 – Dalam rangka meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pengelolaan sampah dan menjaga kebersihan lingkungan, Pemerintah Desa Bangunharjo mengadakan Lomba Pengelolaan Sampah Antar Padukuhan. Acara yang diikuti oleh 17 padukuhan dari berbagai wilayah desa ini bertujuan untuk memperkuat komitmen warga dalam menjaga kebersihan lingkungan sekaligus meningkatkan upaya daur ulang sampah.

Lomba ini digelar sebagai bagian dari program Padukuhan Sehat yang diinisiasi oleh pemerintah desa dengan dukungan dari beberapa lembaga lingkungan hidup. Setiap padukuhan diharuskan membuat program pengelolaan sampah yang berfokus pada pengurangan sampah, daur ulang, dan pemanfaatan sampah organik.
Kepala Desa Bangunharjo, Bapak Nur Hidayat, menjelaskan bahwa lomba ini merupakan langkah strategis dalam membangun kesadaran lingkungan di tengah masyarakat. “Kita ingin menanamkan kebiasaan kepada warga untuk lebih peduli terhadap sampah. Dengan adanya lomba ini, kami berharap setiap padukuhan bisa mengelola sampahnya dengan baik, mulai dari pemilahan hingga pengolahan,” ujarnya.

Setiap padukuhan akan dinilai berdasarkan beberapa kriteria, antara lain:
Sistem Pemilahan Sampah: Apakah padukuhan sudah memiliki sistem pemilahan sampah organik dan anorganik yang baik.
Inovasi Pengelolaan Sampah: Inovasi yang dilakukan padukuhan, seperti pemanfaatan limbah untuk kerajinan, komposting, atau pembuatan biogas.
Kebersihan Lingkungan: Kondisi kebersihan lingkungan di sekitar padukuhan, termasuk pengelolaan TPS (Tempat Pembuangan Sementara).
Partisipasi Warga: Sejauh mana warga terlibat aktif dalam program pengelolaan sampah.
Lomba yang berlangsung selama sebulan ini akan ditutup dengan penyerahan penghargaan bagi padukuhan terbaik. Juara pertama akan mendapatkan hadiah berupa alat kompos, tong sampah terpilah, serta dana pembinaan.
Bapak Sapto Ciptoto selaku Ketua Panitia, menyampaikan bahwa lomba ini menjadi motivasi tersendiri bagi warganya untuk lebih giat dalam menjaga kebersihan. “Kami harapkan dengan adanya lomba ini. Selain memacu semangat warga untuk memilah sampah, lomba ini juga menjadi sarana edukasi bagi masyarakat agar lebih peduli terhadap lingkungan,” tuturnya.

Melalui lomba ini, diharapkan kesadaran masyarakat akan pentingnya pengelolaan sampah yang baik akan terus meningkat, sehingga tercipta lingkungan yang lebih sehat dan bersih di masa depan.

